oleh

Terdakwa Sabu 200 Kg Didakwa Pidana Mati

Aceh Besar-Lima terdakwa perkara tindak pidana narkotika jenis Sabu seberat 200 Kg, didakwa pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar.

Surat tuntutan dibacakan JPU Kejari Aceh Besar, Kamis, (17/02/2022), di Pengadilan Negeri Jantho.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Besar, Deddi Maryadi, S.H, dalam keterangannya, menyebutkan lima terdakwa tersebut masing-masing berinisial BT, TM, RL, AN dan ES.

Sebelumnya, Penuntut Umum mendakwakan para terdakwa menggunakan dakwaan alternatif
yaitu Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 atau kedua meliputi Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Isi tuntutan JPU bahwa terdakwa
terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum.

Lalu, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram sebagaimana dakwaan alternatif pertama.

Penuntut Umum Pasal 114 1 (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menjatuhkan Pidana terhadap Terdakwa berupa pidana mati, menetapkan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan handphone di rampas untuk dimusnahkan, Kapal Boat Tayo (tanpa mesin motor) dirampas untuk Negara dan terhadap barang bukti lainnya di kembalikan kepada yang berhak melalui Penuntut Umum

Selanjutnya menetapkan biaya perkara dibebankan kepada negara. persidangan berikutnya akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari Penasihat hukum para terdakwa atas tuntutan Jaksa penuntut umum. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed