oleh

Suplai Air PDAM ke Jeulingke Tak Kunjung Tiba

Banda Aceh-Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, adalah gambaran potret masih buramnya suplai air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy. Bayangkan, air yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, ternyata belum dapat dinikmati sepenuhnya oleh warga, khususnya Gampong Jeulingke.

Kondisi itu tidak membuat warga disana berdiam diri. Mereka terus berjuang menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh.

“Kami mau melapor lagi, sebab hampir dua bulan ini air PDAM tidak hidup,” ujar Ketua Badan legislatif DPRK Banda Aceh H Heri Julius,, mengutip keluhan Muhammad Hardi, salah seorang warga di Gampong itu, Senin, (18/10/2021), Banda Aceh.

Politisi Partai Nasdem Kota Banda Aceh itu menuturkan, berdasarkan laporan warga tadi, sudah dua pekan lebih sejak dipasangnya pipa baru, air bersih tak kunjung dapat dirasakan warga disana. “Padahal sudah dua pekan lebih dipasang pipa baru, tapi sampai hari ini nihil airnya,” lanjut Heri meniru keluhan warga tadi.

Padahal, warga disana sangat membutuhkan air bersih tersebut lantaran rata rata rumah penduduk tidak memiliki sumur untuk kebutuhan sumber kehidupan mereka. Jika pun ada tidak bisa digunakan lantaran unsur kandungan air diwilayah tersebut tidak memadai untuk digunakan. “Tolonglah bang, saya sudah beberapa kali lapor tidak ada tindakan apapun dari mereka (PDAM),” keluh warga tadi kepada wakil rakyatnya.

Selain itu, kata Heri Julius, warga lainnya juga melaporkan terkait hal tersebut. Mereka menyebutkan sudah dua Minggu lebih tidak mendapatkan air PDAM. Salah satunya warga jalan Bakti AMD, Gampong Jeulingke.

“Sudah dua pekan lebih juga tidak mendapatkan air bersih PDAM, tidak berfungsi/jalan dan masalah ini terus berlarut, mohon dibantu kami untuk kebutuhan air bersih dan menghubungi PDAM,” kata Heri Julius menyampaikan harapan warga.

Heri Julius begitu prihatin atas keluhan warga tadi. Apalagi, warga begitu membutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. “Kami tidak meminta hal lain, hanya kelancaran air untuk sehari hari, jangan selalu daerah kita Jeulingke tidak ada air. mohon bantuannya Pak Heri,” kutip Heri sebagaimana dikeluhkan warga Jeulingke itu.

Menanggapi hal tersebut Ketua Badan legislatif DPRK Banda Aceh H Heri Julius, mengatakan secara pribadi terus terang sangat pusing memikirkan PDAM tersebut, pasalnya pendistribusian air bersih khususnya di gampong Jeulingke tak kunjung terselesaikan dari tahun ketahun.

“Artinya, setiap kali saya shalat di mesjid Aljihat, selalu saja didatangi warga yang mengeluh dan mengadu tentang air PDAM. Apa lagi saya duduk-duduk diwarung kopi gampong lebih sakit lagi kita dengar keluhannya,” ujar Heri Julius.

“Saya sangat berharap ada perhatian khusus untuk gampong Jeulingke, jangan diabaikan begitu saja keluhan warga. Saya dapat Info dari warga terkait pendistribusian air ke gampong Jeulingke dan gampong-gampong lain ada boster yang diputar-putar. “Sebaiknya dijadwalkan saja atau diperjelas saja untuk gampong Jeulingke jam berapa diberikan jatah air,” pungkasnya.

Ia meminta direktur PDAM kota Banda Aceh Aiyub, untuk serius menanggapi permasalahan itu, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. “Pak Direktur PDAM tolong serius menanganinya,” tandasnya. Hingga berita ini diturunkan, PENAPOST.ID belum berhasil mendapat informasi dari Direktur PDAM Tirta Daroy, via saluran WhatshApp. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Hendra Sukkmana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed