oleh

Siap Maju Pilpres 2024, Anies Malah Dapat Rapor Merah Dari PSI

Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan kesiapannya untuk maju dalam Pilpres 2024. Namun, kesiapan Anies tersebut menjadi perdebatan di dalam politik, banyak yang beranggapan bahwa sosok Gubernur DKI Jakarta itu belum cukup siap untuk menjadi calon presiden RI.

Tetapi, tidak sedikit pula yang memberikan dukungan dan ingin mengusung Anies sebagai capres 2024. Mereka beranggapan, bahwa keberhasilan Anies selama memimpin Ibu Kota DKI Jakarta mampu menjadi bekal dirinya untuk melangkah ke kursi presiden.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club yang disiarkan melalui Youtube, pada Jumat, 16 September 2022, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai PSI, William Aditya, mengungkapkan beberapa catatan untuk Anies Baswedan selama dirinya memimpin Ibu Kota.

Anggota fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI William Aditya Sarana. (FOTO | VIVAnews/ Fajar Ginanjar Mukti)

“Menilai apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Anies, kami dari Fraksi PSI Jakarta sudah melakukan pengawasan. Kami melihat dan menilai secara objektif bahwa ada yang kurang, dan ada juga hal yang bagus (yang dilakukan Anies selama kepemimpinanya),” ujar William.

Kurang realisasi
Pria berkaca mata itu mengungkapkan beberapa janji Gubernur DKI Jakarta yang dirasa kurang dalam merealisasikannya. Untuk yang pertama, dia mencatat perihal rumah DP Rp0, yang menjadi ikon saat kampanye Anies dengan wakilnya saat itu Sandiaga Uno.

“Setelah berlangsung 5 tahun, yang awalnya berjanji akan membangun 25.000 unit rumah bagi masyarakat muda yang dianggap sulit memiliki rumah, sampai saat ini yang terealisasi hanya 2.000 unit. Ini bisa dikatakan angka keberhasilannya hanya 1 persen,” pungkasnya.

Kemudian, untuk yang kedua adalah perihal janji Anies untuk menangani masalah banjir di DKI Jakarta. Menurutnya, ide Anies yang memiliki konsep naturalisasi sama sekali tidak salah, namun dia menggaris bawahi perihal progres yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta pada janjinya tersebut.

“Apa yang beliau lakukan tidak fundamental,” katanya. Lalu, dia juga menyoroti perihal penuntasan kemiskinan dengan menawarkan cara melalui program Oke-Oce yang sampai saat ini diklaim oleh pihak Anies sudah mencapai 200.000 pendaftar.

“Yang terdaftar itu hanya 200.000, klaim itu cuma sampai bagian pendaftaran saja, padahal ada beberapa langkah untuk mencapai permudahan modal usaha (program Anies) yang mudah.” meski demikian, dia juga mengakui kepemimpinan Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, yang dianggap mampu mengurangi kemacetan karena adanya sistem transportasi yang berkembang signifikan.

“Soal yang positif, sistem transportasi ada progres yang signifikan, dengan cara adanya Jaklingko,” ungkapnya. Dalam keterangannya, saat ditanya oleh pembawa acara Karnil Ilyas, kira-kira berapa nilai Anies atau rapor yang diberikan Fraksi PSI pada Anies untuk menuju Capres 2024, William hanya mampu memberikan 5-6 nilai dari 10 angka.

“Nilai dari PSI jika 1 sampai 10, 5–6 lah.” []

(Sumber | VIVA.CO.ID)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *