oleh

Rumah Terbakar Kala Zona Merah Mengancam

Aceh Tenggara-Tampaknya warga Desa Penampaan, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, benar-benar sedang di uji. Bayangkan, di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sedang mengancam, malah rumah pun lenyap terbakar jadi arang.

Peristiwa malang itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB. (25/05/2021). Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Putra (26) salah seorang warga melihat percikan api dari dalam rumah Ardi. “Melihat api semakin besar, saya kemudian lari dari dalam rumah dan berteriak ada kebakaran,” ujar Putra.

Rumah warga terbakar di Desa Penampaan, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara.

Mendengar teriakan tersebut, warga yang ada disekitarnya menjadi panik, ditambah lagi dengan api yang begitu cepat membesar karena saat kebakaran terjadi angin bertiup sangat kencang dan cuaca yang begitu panas, sehingga api dengan cepat membakar rumah yang ada di sampingnya. kata Putra

Erfan, SE Kepala Desa Penampaan Kecamatan Deleng Pokhkisen Kabupaten Aceh Tenggara, kepada wartawan membenarkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10: 00 Wib, api berasal dari rumah Ardi, penyebab kebaran dari arus pendek listrik.

Mengakibatkan 12 rumah hangus dan rata dengan tanah, sementara 1 rumah terkena imbasnya, warga di bantu TNI, Polri, berusaha memadamkan api, dari pihak BPBD 4 armada pemadam kebakaran di turunkan untuk memadamkan api tersebut, api baru bisa di padamkan sekitar Pukul 12.00 WIB. sebut Erfan.

Akibat musibah tersebut, 12 kepala keluarga (53 jiwa) kehilangan tempat tinggal, mereka terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat dan juga ke Mesjid setempat.

Rumah warga terbakar di Desa Penampaan, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara.

“Adapun 13 rumah milik warga Desa Penampaan yang terbakar di antaranya, rumah Rifal Ahmad Dani, Sopian, Jakaroy, Sahbudin, Ardi, Lukman, Sadumin, Suharman, Sidik Sinaga, Midi, Arifin, Rini dan satu rumah yang terkena imbas yakni milik Arwan,” sebutnya.

“Musibah kebakaran ini tidak ada korban jiwa, untuk kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah,” tutupnya. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Riko Hermanda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed