oleh

Provinsi Termiskin Bikin Nova Dijuluki ‘Gubernur Aceh Terburuk’

Banda Aceh-Nova Iriansyah diberikan predikat sebagai ‘gubernur terburuk sepanjang sejarah Aceh’. Partai Aceh memberikan julukan itu bukan tanpa sebab. Salah satu alasannya adalah ketika Provinsi Aceh mendapatkan predikat pertama sebagai provinsi termiskin di Pulau Sumatera.

“Faktanya berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Aceh justru kemiskinan di Aceh sudah sangat memprihatinkan sehingga secara nasional provinsi dinobatkan sebagai daerah termiskin nomor 1 di Sumatera dan nomor 5 se-Indonesia,” jelas Muslim, juru bicara Fraksi Partai Aceh saat sidang paripurna penyampaikan pendapat akhir Fraksi Partai Aceh, Jumat (1/7).

Selain itu Partai Aceh juga menyoroti agenda Nova ke luar negeri untuk mencari investor, namun hasilnya nihil.

“Tentu saja dalam perjalanan tersebut telah menghabiskan puluhan miliar uang rakyat Aceh yang dibebankan melalui APBA akan tetapi sampai detik ini belum ada satupun investor luar negeri yang mampu diajak untuk berinvestasi di Aceh,” ujar juru bicara Fraksi Partai Aceh, Muslim.

Persoalan lain yang disoroti terkait kemiskinan Aceh. Muslim mengatakan, persentase kemiskinan yang disampaikan Gubernur Nova seolah-olah sudah sangat berkurang.

Dia menjelaskan, dalam empat tahun terakhir kondisi kehidupan masyarakat Aceh mundur dan terpuruk di semua lini. Kondisi kemiskinan ketika Nova menjabat sebagai gubernur berada di angka 15,4 persen dan sekarang berada di angka 15,9 persen.

“Dengan kata lain selama NovaIriansyah menjadi Gubernur di Aceh rakyat miskin di Aceh malah bertambah begitu juga dalam sektor-sektor lainnya, semuanya mengalami penurunan sehingga Fraksi Partai Aceh menyimpulkan bahwa NovaIriansyah telah gagal dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai Gubernur Aceh dan gagal dalam mewujudkan visi-misi Aceh hebat yang menjadi jargon pemerintah Irwandi-Nova,” ujar Muslim.

“Dan kami Fraksi Partai Aceh memberikan predikat ‘gubernur terburuk sepanjang sejarah Aceh’. Kami juga berharap ke depannya tidak ada lagi gubernur seperti Nova yang dikirimkan oleh Allah kepada rakyat Aceh,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Gubernur Nova bakal mengakhiri masa jabatan pada 5 Juli mendatang. Nova pada Pilkada 2017 lalu maju sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Irwandi Yusuf.

Saat itu, Irwandi sebagai calon gubernur dan Nova calon wakil gubernur. Pasangan ini berhasil meraup suara terbanyak sehingga dilantik untuk memimpin Aceh pada 5 Juli 2017.

Setahun menjabat, Irwandi ditangkap KPK. Nova ditunjuk sebagai Plt gubernur dan kemudian dilantik sebagai gubernur pada 5 November 2020 lalu.

Sehari pasca diberikan predikat itu, Nova mengubah nama akun Twitter-nya menjadi ‘Gubernur Terburuk’.

Dilihat detikSumut Sabtu (2/7/2022), akun Twitter @niriansyah yang sebelumnya bernama ‘n IRIANSYAH’ berganti nama menjadi ‘Gubernur TERBURUK’. Nova juga mengunggah potongan pendapat akhir Fraksi Partai Aceh yang menyatakan dirinya sebagai gubernur terburuk.

Foto profil akun Twitter tersebut juga diubah menjadi gambar burung Garuda. Selain itu, Nova juga membuat cuitan ucapan terima kasih yang ditujukan ke Fraksi Partai Aceh.

“Alhamdulillah, terimakasih saya ucapkan kepada Fraksi Partai Aceh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh atas Pendapat Akhir yang telah menyampaikan kritik yang sangat konstruktif terhadap Pemerintah Aceh periode 2017-2022. Dibacakan dalam Rapat Paripurna tentang Pertanggungjawaban Keuangan TA. 2021, di Gedung DPRA 30/06/2022,” tulis Nova dalam cuitannya yang sudah disesuaikan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA membenarkan akun Twitter @niriansyah itu merupakan akun resmi Gubernur Nova. Dia juga menjelaskan alasan Nova mengubah nama akun Twitter-nya.

“Di akhir jabatan beliau perlu membuat hati dewan dari fraksi PA (Partai Aceh) senang. Mungkin dengan itu kawan-kawan dewan dari fraksi PA jadi sedikit bahagia,” kata Muhammad, Sabtu (02/07). []

(Sumber | DETIK.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *