oleh

Pengusaha Sukses Itu Bernama Ismail, Penghasilannya Bikin Ngiler

Blangkejeren-Berada jauh dari pusat Ibu kota Provinsi Aceh, tidak membuat Ismail, patah arang untuk menjadi pengusaha sukses. Alumni jurusan Akuntansi dan Keuangan SMK Negeri 2 Blangkejeren, Gayo Lues, sukses membuka usaha pasca lulus sekolah.

Ismail adalah potret suksesnya alumni SMK di Provinsi Ujung Barat Indonesia. Sekolah tempat ia menimba ilmu memang mendidik siswa untuk siap terjun ke dunia kerja dan dunia industri.

Kilas balik suksesnya Ismail dalam berwirausaha dikisahkan kembali oleh salah seorang alumni sekolah tersebut. Kini, ia bukan pengangguran dan sekedar pekerja biasa.

Tak tanggung-tanggung ia mempekerjakan belasan karyawan pada usaha yang digelutinya itu. Berpangkal ijazah sekolah kejuruan, sejak menamatkan SMK Negeri 2 Blangkejeren tahun 2011 lalu, Ismail membuka usaha distributor Ice Cream Miami dan Grosir sembako UD. Keysa Jaya.

“Mulai saat itu saya langsung membuka usaha, dengan penghasilan sekitar Rp.15 juta per bulan. Karyawan disini berjumlah 18 orang yang tidak lain adalah alumni SMK Negeri 2 Blagkejeren, sebagai tenaga pemasaran ice cream,” ujar Ismail.

Dalam testimoninya, pada Rabu, (17/03/2022), Ismail menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah membimbingnya selama mengenyam pendidikan di SMK Negeri 2 Blangkejeren.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang telah membimbing, hingga saya bisa berhasil seperti sekarang ini. Saya berharap kepada adik-adik yang bersekolah di SMK Negeri 2 Blangkejeren untuk tetap semangat, rajin belajar dan jadikan sekolah kita hebat dengan menciptakan lapangan kerja,” kata Ismail.

Tak hanya para alumni yang sukses berwirausaha, Juliana, Guru Produktif Akuntansi dan Keuangan Lembaga di SMK Negeri 2 Blangkejeren ini juga sukses berwirausaha dan memperkerjakan tiga orang karyawan.

“Selain menjadi guru, saya juga sebagai owner usaha yang bergerak dibidang manufaktur dan perdagangan, mulai tahun 2016 telah bekerjasama dengan SMK Negeri 2 Blangkejeren, dalam hal penempatan PSG/PKL,” katanya.

Menurutnya, saat ini ia telah merekrut tiga orang alumni untuk menjadi karyawan di bagian pemasaran produk secara offline dan online. Bahkan saat ini sudah ada satu orang karyawan membuka usaha sendiri seperto dirinya.

Juliana sudah menjadi guru di SMK Negeri 2 Blangkejeren semenjak tahun 2010, sebagai guru Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Saat ini dirinya dipercaya sebagai Wakil Kepala Sekolah pada Bidang Humas dan Mitra.

Sebagai guru produktif, Juliana mengaku sudah empat kali menjadi pembimbing sekaligus pendamping peserta LKS mewakili Kabupaten ke Tingkat Provinsi pada mata lomba Akuntansi dan Pemasaran.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang siswa berprestasi, Maswani, juga mendapat kesempatan menyampaikan testimoni. Maswani merupakan siswa Program Studi Bisnis Daring Dan Pemasaran.

“Tahun 2021 saya menjuarai LKS SMK tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilauah Gayo Lues pada mata lomba Marketing Online BMC,” imbuhnya.

Sehingga, katanya lagi, ikut mewakili Kabupaten untuk mengikuti LKS tingkat provinsi pada mata lomba yang sama. Ia juga pernah menjuarai lomba FLS2N tingkat Kabupaten bidang lomba tari tradisional dan mewakili Kabupaten untuk mengikuti FLS2N pada mata lomba yang sama di tingkat Provinsi pada tahun 2021 lalu.

Maswani bercita-cita menjadi pebisnis sukses dan memiliki toko sendiri yang bergerak di bidang perdagangan tekstil. Untuk mencapai cita-cita tersebut, dirinya memilih bersekolah di SMK Negeri 2 Blangkejeren jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

“Untuk memperdalam ilmu pemasaran, saya bekerja paruh waktu di Toko Yumna Bedding Set. penghasilan saya dari bekerja tersebut bisa membantu biaya sekolah saya,” ungkap Maswani.

Sekda Aceh Taqwallah, dalam lawatannya ke Gayo Lues didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, turut serta mengikuti dzikir dan do’a rutin ASN jajaran Pemerintah Aceh, di SMK Negeri 1 Blangkejeren.

Sekda Aceh Taqwallah, berpesan kepada guru untuk membuat terobosan-terobosan baru dalam mengajar agar angka kelulusan siswa di perguruan tinggi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Untuk meningkatkan angka kelulusan UMPTN, Kepala Sekolah dan Dewan Guru harus merumuskan pola yang tidak biasa-biasa saja. Jangan menjalankan pola yang sama, karena hal itu akan mengulang kegagalan yang sama. Buat terobosan dan cari pola berbeda,” ujar Sekda. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed