oleh

Pengurus ESI Agara Segera Lakukan Pembinaan Prestasi Cabor E-Sport

Aceh Tenggara-Pengurus Electronic Sport Indonesia (ESI) Cabang Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh periode 2020-2024, secara resmi disahkan dan dilantik.

Prosesi pelantikan yang berlangsung Sabtu (21/08/2021) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, dilakukan Ketua Umum Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PB-ESI) Provinsi Aceh, Brigjen Muhammad Abduh Ras.

Electronic Sport atau olahraga elektronik, yaitu olah raga yang menggunakan game elektronik sebagai bidang kompetitif, dan ini adalah olah raga yang kompetitif seperti halnya atlet profesional sepak bola ataupun bulutangkis.

Saat ini, di Aceh banyak pemain E-Sport profesional yang sudah terbentuk, mereka bahkan sudah mengikuti berbagai jenis kejuaraan baik di level regional maupun ajang nasional.

Ketua E-Sports Indonesia (ESI) Cabang Aceh Tenggara, Idhamni, S.T, HSE mengatakan, pelantikan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mengembangkan E-Sport di Indonesia, karena cabor baru di dunia digital saat ini.

“Salah satu tugas kedepanya yang akan di laksanakan setelah pelantikan ini adalah mempersiapkan atlet dari Kabupaten Aceh Tenggara dalam cabang E-Sport Mobile Game Free-Fire, Mobile Legends, eFootball PES 2021 untuk eksebisi PON XX di Papua dan mempersiapkan tim atlet mewakili Aceh, untuk PON XXI Aceh-SUMUT, yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang,” ujarnya.

Idhamni menjelaskan, perkembangan E-Sports Indonesia cukup pesat, terutama di wilayah Provinsi Aceh. Bahkan pemain profesional seperti Muhammad Ikhsan atau lebih dikenal dengan nama game RRQ Lemon, merupakan putra Daerah Aceh, sebagai pro player Mobile legends.

“Tentunya kepengurusan Kabupaten/Kota PB ESI, nanti dapat melahir dan mengikuti jejak-jejak lemon, atau lemon yang baru, sebagai pemain profesional yang dapat membanggakan daerahnya masing-masing,” terangnya.

Selaku Ketua E-Sports Indonesia (ESI) Cabang Aceh Tenggara, Idhamni, berharap pengembangan PB ESI di Kabupaten Aceh Tenggara, mendapat dukungan dari berbagai pihak, dukungan dari pemerintah daerah, OKP, serta  masyarakat dari muda hingga yang tua.

“Semoga kita bisa maksimal mencari pemain berbakat di bumi sekapat segenap, untuk dilatih agar bisa menjadi Pro Player, sehingga dapat berkarir di tingkat provinsi dan nasional, serta dapat membanggakan Aceh Tenggara kedepan,” tutupnya. []

(Editor     | Redaksi)

(Laporan | Riko Hermanda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed