oleh

Pelarian Terakhir DPO Tipikor Asal Kejari Singkil

Banda Aceh-Pelarian Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana korupsi asal Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, Maridun Bintang, berakhir sudah.

Rabu, (25/05/2022), sekira pukul 12.00 WIB, ditangkap tim intelijen Kejaksaan Agung. Terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan pupuk NPK pada Dinas Pertanian dan Penyuluhan Ketahanan Pangan Kota Subulussalam.

Pagu anggaran untuk pekerjaan tersebut yang bersumber dari APBK Subulussalam Tahun 2009 senilai Rp.2,850 Miliar.

Penangkapan tersebut dilakukan di kediaman terpidana, tepatnya di Pule RT. 06 RW.1 Kelurahan Tembora, Kecamatan Keras, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.

Maridun yang tak lain adalah warga Kelurahan Tembora, Kecamatan Keras, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, yang juga Direktur CV. Bintang Marga Utama.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2245K/Pid.Sus/2013 tanggal 30 April 2014, dinyatakan terdakwa Maridun Bintang telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

Dalam kasus itu, ia telah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan pupuk NPK pada Dinas Pertanian dan Penyuluhan Ketahanan Pangan Kota Subulussalam.

Perbuatannya itu telah merugikan keuangan negara dengan anggaran sebesar Rp.2.850 Miliar dan dijatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp.200 juta subsidair 3 bulan.

Terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp390.945.455, apabila dalam waktu 1 bulan tidak dibayarkan, harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk mengganti, apabila hartanya tidak mencukupi maka diganti pidana penjara selama 1 tahun.

Bahwa sejak dikeluarkannya putusan MA tersebut, terpidana Maridun Bintang telah dipanggil secara patut untuk melaksankan putusan tersebut namun terpidana tidak mengindahkannya.

Sebaliknya terpidana melarikan diri sehingga terpidana masuk menjadi daftar DPO Kejaksaan Tinggi Aceh sesuai dengan surat permohonan bantuan pencarian penangkapan DPO Kejaksaan Negeri Aceh Singkil an terpidana Maridun Bintang Nomor: R-95/N.1.25/Dek.3/10/2018/ tanggal 24 Oktober 2018.

Penangkapan terpidana Maridun Bintang tersebut dilakukan tim intelijen Kejaksaan Agung RI setelah lama memantau keberadaan terpidana dan setelah diketahui terpidana tersebut adalah terpidana sebagaimana yang termasuk dalam daftar DPO asal Kejaksaan Negeri Aceh Singkil, lalu tim Intelijen Kejaksaan Agung RI melakukan penangkapan.

Terpidana saat ini diamankan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk selanjutnya akan dilakukan proses untuk melaksanakan putusan MA tersebut. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *