oleh

Mantan Jubir GAM Australia Puji Irwandi

Banda Aceh-Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat di Lapas, menuai pro dan kontra.

Mantan Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka (Jubir-GAM), Sufaini Usman Syekhy angkat bicara terkait Pergub tersebut.Ia malah memuji langkah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf atas aturan itu.

“Pemimpin di Aceh butuh keberanian dan kecerdasan, dan itu ada sama Gubernur Irwandi Yusuf,” kata Sufaini Usman Syekhy, Rabu, 18 April 2018.

Menurut Sufaini yang juga Ketua Acehness Australian Association (AAA), kontra terhadap Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat di Lapas menurut sebagai hal biasa. Ini karena di Aceh, sebutnya, banyak pihak memiliki pemikiran dan pemahaman yang berbeda terkait teknis pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

“Menurut hemat saya peraturan tersebut sudah mengakomodir seluruh pemahaman dan perbedaan pandangan menuju Aceh yang lebih baik,” ujar pria yang akrab dipanggil Tengku Sekhy ini.

Untuk itu, ia meminta semua pihak supaya tidak mudah terprovokasi dan termakan hasutan dari pihak-pihak yang tak bertanggungjawab untuk menolak, menghujat dan mencela kebijakan Pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

“Inikan hanya teknis pelaksanaan saja, bukan menghilangkan pelaksanaaan hukum cambuk di Aceh. Kalau kebijakan untuk menghilangkan hukum cambuk, itu baru wajar kita protes, dan saya duluan yang menolak,” tegasnya.

Dirinya juga mengajak semua elemen, baik LSM, ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh politik untuk mendukung penuh pemerintahan dan kebijakan Gubernur Irwandi Yusuf dalam memimpin Aceh menuju Aceh yang lebih baik dari segala sektor.

“Mari kita dukung Irwandi Yusuf, beliau adalah putra terbaik Aceh yang punya keberanian dan kecerdasan untuk memajukan Aceh,” pungkasnya. []

Editor | M. Zairin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed