oleh

Kejati Aceh Tangani Sejumlah Perkara Tipikor

Banda Aceh-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, telah mengungkap sejumlah penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Tahun 2021.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Dr. Muhammad Yusuf, menyampaikan
penanganan perkara Tipikor yang dilakukan pihaknya Tahun 2921 meliputi, tahap penyelidikan delapan perkara, tahap penyidikan enam perkara, dugaan Tipikor Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang bersumber dari (BPDPKS) Tahun 2019 di Kabupaten Aceh Barat.

Berikutnya, dugaan Tipikor program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang bersumber dari (BPDPKS) Th 2019 di Kabupaten Aceh Tamiang

Dugaan Tipikor program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang bersumber dari (BPDPKS) Th 2019 di Kabupaten Nagan Raya.

Dugaan Tipikor Pembangunan Pantai Susoh (Break Water) Kabupaten Aceh
Barat Daya APBA TA 2017 pada Dinas Pengairan Aceh.

Dugaan Tipikor kegiatan Persertifikatan Tanah Milik Masyarakat Miskin Aceh Tahun 2019 oleh Dinas Pertanahan Aceh dalam Rangka Mendukung Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Reforma Agraria Persertifikatan Tanah Milik Masyarakat Miskin Aceh.

Dugaan Tipikor Kegiatan Pembayaran Uang Ganti Kerugian Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jarigan Irigasi di Desa Sigulai Kabupaten Simeulue Tahun Anggaran 2019.

Penyelamatan Kerugian Keuangan Negara sejumlah Rp. 7.128.140.930. Rinciannya, penyidikan sebesar Rp. 507.933.742, penuntutan Rp. 2.112.738.568, eksekusi Rp. 4.507.468.620.

Untuk Tahap pra penuntutan yaitu Tipikor asal perkara Kejati Aceh sebanyak dua perkara, Tipikor asal perkara penyidik Polda Aceh 10 perkara, tindak pidana cukai 1 Perkara dan tindak pidana perpajakan. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed