oleh

Jelang Berakhir Tugas, Nova Di Demo Lagi

Banda Aceh-Kritikan publik kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang akan mengakhiri tugas hingga Juli 2022 nanti, masih terus mengalir. Massa yang datang kali ini adalah Mahasiswa dari Front Mahasiswa dan Rakyat Aceh Menggugat. Unjuk rasa yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Aceh, Rabu (20/04/2022) hingga petang, salah satu tuntutan massa yaitu terkait evaluasi Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan aspiratif dikawal oleh aparat keamanan dari jajaran Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh. Begitupun, lagi-lagi, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, tidak tampak di tengah-tengah pengunjuk rasa dan mengutuskan Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Muhammad Iswanto, untuk menemui massa.

Dalam aksinya, para orator menyampaikan sembilan tuntutan, di antaranya evaluasi Jaminan Kesehatan Aceh, meminta pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok dan penanganan persoalan banjir serta sejumlah tuntutan lainnya.

Pemerintah Aceh melalui Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Muhammad Iswanto, dalam keterangan tertulis diterima PENAPOST.ID, menyatakan sikap apresiatif terhadap aksi yang dinilai damai dan sejuk, sesuai dengan kondisi umat Islam yang kini dalam balutan suasana Bulan Suci Ramadhan.

“Karena itu, hari ini kami menerima dan menampung aspirasi dari Front Mahasiswa dan Rakyat Aceh Menggugat. Alhamdulillah, unjuk rasa berlangsung tertib dan damai sesuai keinginan semua pihak,” ujar Iswanto.

Disebutkan, meski jam kerja selama Ramadhan hanya hingga pukul 15.00 WIB, namun Pemerintah Aceh dan jajaran terkait tetap menerima massa aksi yang menyampaikan aspirasi hingga sore hari tadi.

“Kami percaya, aksi-aksi unjukrasa yang dilakukan oleh ormas atau mahasiswa, selaku intelektual muda Aceh hanyalah geliat dari dinamika demokrasi dan berlangsung sejuk dan damai seperti hari ini. Oleh karena itu, meski sudah di luar jam kedinasan, kami tetap menerima massa aksi, karena kami yakin aspirasi teman-teman mahasiswa akan disampaikan dengan cara-cara yang baik dan elegant. Alhamdulillah, hingga selesai tadi semuanya berlangsung dengan tertib,” ujar Iswanto.

Iswanto juga mengingatkan, karena saat ini masih dalam suasana pandemi Covid 19, meski trend kasus terus menurun, semua pihak wajib menerapkan prokes memakai masker menjaga jarak dan mencuci tangan. “Selain itu karena kini umat Islam sedang melaksanakan Puasa Ramadhan, hendaknya setiap kegiatan yang kita lakukan harus dalam koridor menghormati dan menjaga kesucian Bulan Suci Ramadhan,” tandas Iswanto.

Kepala Badan Kesbangpol Aceh Mahdi Effendi, juga tampak terlihat hadir di lokasi aksi dan ikut menerima aspirasi dari Front Mahasiswa dan Masyarakat Aceh Menggugat. Usai menyampaikan aspirasi, masa aksi membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 17.15 WIBb. []

(Editor     | Muhammad Zairin)

(Laporan | Kontributor Banda Aceh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed