oleh

Halangi Ambulans, Sopir Mobil Dinas Kasatpol PP Harus Diedukasi

Gayo Lues-Video memperlihatkan mobil dinas Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Gayo Lues Syabri menghalangi laju ambulans viral di media sosial. Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat diminta mengedukasi sopir agar kejadian serupa tak terulang.

“Pemkab Gayo Lues harus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada semua sopir mobil dinas, bahwa ambulans, mobil pemadam kebakaran itu diutamakan di jalan,” kata Ketua Komisi V DPR Aceh M Rizal Falevi Kirani kepada detikSumut, Jumat (15/4/2022).

Dia mengatakan, pengendara kendaraan di jalan harus geser ke samping bila ada ambulans di belakangnya. Edukasi para sopir dinilai penting untuk memberi pemahaman kepada mereka terkait aturan berlalu lintas di jalan raya.

“Jangan dianggap enteng ambulans, siapapun ketemu ambulans yang lagi bawa pasien atau orang meninggal kita harus geser, kita utamakan ambulans tersebut,” jelas politikus Partai Nanggroe Aceh ini.

Falevi menjelaskan, sopir mobil dinas pemerintah harus menjadi contoh bagi sopir-sopir lain. Mereka juga diminta tidak ugal-ugalan saat mengemudi.

“Untuk kejadian ini saya kira tidak perlu langsung diberikan sanksi ke sopir. Cukup diberikan pemahaman dan edukasi. Tapi kalau misalnya sudah berulang kali seperti itu, itu baru harus diambil tindakan tegas,” ujarnya.

Sebelumnya, video yang menunjukkan mobil dinas dari Kasatpol PP Gayo Lues, Syabri menghalangi ambulans viral. Dilihat detikSumut, Kamis (14/4/2022), video viral itu direkam orang di dalam ambulans. Kedua mobil saat itu sedang melintas di jembatan.

Ambulans melaju kencang dengan sirine meraung-raung. Mobil dinas yang berada di depannya tetap melaju seperti biasa meski akhirnya memberi sedikit ruang.

Ketika hendak menyalip, spion kedua mobil tersebut bersenggolan. Insiden itu disebut terjadi di jalan lintas Meulaboh-Banda Aceh persisnya di Kabupaten Aceh Barat.

“Saya meminta maaf kepada pimpinan daerah, masyarakat Gayo Lues, dan penumpang ambulans, tidak ada sedikitpun niat dan keinginan kami menghalangi laju dari kendaraan ambulans yang membawa pasien,” kata Syabri dalam keterangannya, Jumat (15/4/2022). []

(Sumber | DETIK.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *