oleh

Gegara Video Mesum, PKB Pecat Kadernya di DPRD Pasuruan

Pasuruan-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa akhirnya memecat IY, anggota DPRD Pasuruan, dari keanggotaan partai setelah dia terlihat tengah bermesum ria seperti tergambar di video yang beredar dan viral di media sosial.

Tindakan tegas langsung dijatuhkan karena dinilai perbuatan IY merontokkan marwah dan wibawa partai. “Dari hasil pendalaman yang dilakukan oleh Tim yang dibentuk oleh partai, DPP sudah memutuskan bahwa saudara Ilyas telah secara resmi dicabut keanggotaannya dari PKB,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jawa Timur Anik Maslachah dikonfirmasi wartawan pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Berdasarkan pendalaman pula diketahui bahwa IY berbuat mesum dengan perempuan yang bukan istri sahnya di dalam kamar sebuah hotel di Yogyakarta. Itu dilakukan IY di sela-sela mengikuti bimbingan teknik (bimtek).

Sekretaris PKB Jawa Timur Anik Maslachah. (FOTO | VIVA/Nur Faishal)

Menurut Anik, perbuatan IY sudah merontokkan marwah dan wibawa PKB. “Sanksi terberat adalah pemecatan,” tandas politikus asal Sidoarjo itu.

Diberitakan sebelumnya, potongan video yang menggambarkan diduga oknum anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Pasuruan, Jawa Timur, bikin heboh setelah beredar luas di media sosial.

Video berdurasi 10 detik itu menggambarkan oknum legislator Kabupaten Pasuruan dimaksud tengah berhubungan badan dengan seorang perempuan yang diduga bukan istri sahnya di dalam kamar. Disebut-sebut, lokasinya di kamar sebuah hotel di luar Kabupaten Pasuruan, terjadi saat oknum dimaksud melakukan kunjungan kerja (kunker).

Kehebohan video mesum itu juga terpantau akun Instagram Lambe Turah. Akun gosip itu lantas mengunggah foto berisi informasi video mesum tersebut di akun Instagramnya, @lambe_turah, Sabtu, 27 Agustus 2022. “Viral Video Mesum Berdurasi 10 Detik, Diduga Anggota DPRD Pasuruan Fraksi PKB,” tulis Lambe Turah di unggahannya. []

(Sumber | VIVA.CO.ID)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *