oleh

DPRK Agara Gelar RDPU Raqan Pemilihan Penghulu Kute 

Aceh Tenggara-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara, menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tentang Rancangan Qanun (Raqan) Pemilihan Penghulu Kute, Selasa (06/07/2021).

RDPU itu dihadiri pimpinan DPRK Aceh Tenggara, Anggota Komisi A, Asisten I membidangi Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Tata Pemerintahan, Inspektur Kabupaten.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kute, tokoh masyarakat, tokoh Agama, Pemuda, LSM dan Insan Pers serta unsur masyarakat lainnya.

Ketua Badan Legislasi DPRK Agara, Sarlinawati Desky mengatakan, forum konsultasi publik yang digelar itu sangat bermanfaat bagi masyarakat dan seluruh elemen.

Alasannya, karena melalui RDPU itu rapat diharapkan akan mendapat masukan pikiran, terutama untuk melengkapi atau menyempurnakan isi Rancangan Qanun (Raqan) Pemilihan Pengulu Kute di Aceh Tenggara.

“Melalui RDPU atau konsultasi publik maupun uji publik tersebut, diharapkan akan lahir dan muncul masukan yang konstruktif dari berbagai elemen masyarakat, sebelum Raqan disahkan dan diberlakukan sebagai dasar hukum pemilihan pengulu kute di Aceh Tenggara ke depan.” ujarnya.

Agar muncul keseragaman dan menghindari timbulnya keresahan pada masyarakat. Dewan dan pihak eksekutif perlu membahas Raqan tentang pemilihan pengulu kute serta melahirkan payung hukum untuk menciptakan kepastian hukum, terkait penyelenggaraan pemilihan pengulu kute.

Ketua DPRK Agara, Denny Febrian Roza,  menyampaikan, pembahasan terkait Raqan Pemilihan Pengulu Kute di Kabupaten Aceh Tenggara hingga pada gelar RDPU, telah melalui berbagai proses dan tahapan.

Termasuk tahapan pembuatan naskah akademik Raqan sampai tahapan konsultasi publik di dewan.

Anggota Komisi A DPRK Agara, Kasri Selian, mempertanyakan soal tidak tercantum langsung Pemilihan Pengulu Kute Serentak di Aceh Tenggara pada judul besar Raqan tersebut.

Pertanyaan itu dijawab langsung Ketua DPRK Aceh Tenggara, Kasri Selian. Menurut dia, tidak dicantumnya hal dimaksud karena yang dibahas pada RDPU ini bukan hanya Pemilihan Pengulu Kute serentak saja.

Melainkan masih ada pemilihan pengulu Kute Antar Waktu serta Pemilihan Pengulu Kute bergelombang. Sebab karena itu penulisannya di judul besarnya hanya disebutkan Pemilihan Pengulu Kute di Aceh Tenggara. []

(Editor     | Redaksi)

(Laporan | Riko Hermanda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed