oleh

Dinas Pendidikan Aceh Bangun dan Rehab SMK Negeri 2 Sigli

Sigli-Fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana yang membantu memudahkan proses belajar untuk memperoleh ilmu pengetahuan di sekolah. Sehingga tercapainya tujuan pembelajaran di ruang kelas.

Itu sebabnya, Dinas Pendidikan Aceh pada tahun 2022 ini mengalokasikan beberapa pembangunan dan rehabilitasi sarana dan prasana penunjang pembelajaran di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Sigli, Pidie.

Pendidikan yang berkualitas berasal dari proses pembelajaran yang tepat di dalam kelas. Keberhasilan proses pembelajaran salah satunya terletak pada pendayagunaan fasilitas belajar secara efektif dan efisien.

Karena dengan pendayagunaan fasilitas belajar yang tepat, pendidik akan lebih mudah dalam menyampaikan materi pembelajaran, dan peserta didik lebih mudah menerima materi.

Bukan hanya itu, peserta didik juga dapat melatih diri berperan aktif dalam pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas belajar sebagai mediator komunikasi. Pendayagunaan fasilitas belajar sangat penting dilakukan demi tercapainya tujuan pembelajaran itu sendiri.

Adapun pembangunan dan rehabilitasi sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Sigli pada tahun 2022, antara lain rehabilitasi RKB, pembangunan pagar, pembangunan sarana olahraga dan penimbunan halaman.

Kepala SMK Negeri 2 Sigli, Isfandiar, Rabu (09/11/2022), mengatakan adapun pembangunan dan rehabilitasi di sekolah tersebut merupakan dukungan Dinas Pendidikan Aceh pada 2022 ini. Seluruh sarana tersebut saat ini masih dalam proses pengerjaan.

“Ada beberapa pembangunan dan rehabilitasi yang dialokasikan oleh Dinas Pendidikan Aceh dalam tahun 2022. Hal ini sebagai upaya untuk menunjang proses pembelajaran siswa,” katanya.

Dikatakan, seluruh pembangunan sarana dan prasarana penunjang tersebut merupakan kebutuhan mendasar pihaknya. Hal itu merupakan permohonan pihak sekolah pada tahun 2021 lalu melalui Dinas Pendidikan Aceh.

“Sebagian usulan itu sudah terealisasi, harapannya tahun depan juga dapat dialokasikan beberapa permohonan sarana dan prasarana yang telah kami usulkan,” harapnya.

Kepala SMKN 2 Sigli, Isfandiar.

Isfandiar menyebutkan, total luas lahan SMK Negeri 2 seluas 4 hektar, kebutuhan mendasar untuk menjaga seluruh aset sekolah adalah pembangunan pagar di seluruh lahan tersebut, karena kondisi pagar untuk saat ini dibangun sejak tahun 2000 lalu.

“Selain pagar, sekolah ini juga membutuhkan rehabilitasi seluruh atap sekolah yang kondisinya hampir seluruh atap gedung bocor. Semoga tahun ini dapat terealisasi,” kata Isfandiar.

Selain itu, kebutuhan lain yang mendesak di sekolah itu, sambung Isfandiar, di antaranya perlengkapan laboratorium (mesin), jalan rabat beton, saluran dan penataan taman sekolah. Kebutuhan tersebut mengingat halam SMKN 2 Sigli sering terdampak genangan air pada saat hujan. []

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *