oleh

Dewan Pertanyakan Pasar Rakyat Mataie di Abdya Belum Difungsikan

Aceh Barat Daya-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh dari Partai Partai Nanggroe Aceh (PNA) Anton Sumarno, mempertanyakan kepada pihak Dinas Perindagkop setempat terkait kenapa pasar Rakyat Mata Ie di Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie belum digunakan.

“Kami ingin tau apa masalah pasar ini belum digunakan, padahal sudah siap dibangun sejak beberapa tahun terakhir,” tanya Anton Sumarno.

Hal ini ditanyakannya dalam rapat pembahasan anggaran perubahan yang berlangsung di gedung DPRK setempat, Jumat, 23 September 2022 siang.

Menurutnya, bangunan ini dibuat menggunakan anggaran negara sehingga ketika sudah selesai dikerjakan harus di sesegerakan digunakan karena akan rusak sia-sia jika dibiarkan terbengkalai.

“Kasihan, kalau tidak terpakai akan rusak sendiri. Kalau dipakai pasti dibersihkan. Kita berharap ini segera di gunakan,” sebut Anton.

Kepala Dinas Perindagkop, Amrizal menjelaskan bahwa gedung ini sejatinya sudah bisa digunakan, bahkan sudah ada data pedagang yang akan menempatinya. Dan saat ini sudah ada dua pedagang yang menggunakannya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah pusat juga sudah menyerahkannya kepada pemerintah daerah, namun, surat hibah belum diterima pihaknya. Ini karena harus dijemput langsung ke Kementrian.

“Jadi tinggal surat hibah saja yang belum kita pedagang. Kementrian meminta untuk mengambil langsung, tidak boleh dikirim,” ucapnya.

Sementara kenapa belum diambilnya, hal ini karena tidak ada anggaran dan Oktober 2022 ini akan diambilnya ke pusat.

“Surat hibah masih dikementrian harus dijemput, kendala tidak ada anggaran dinas. Kami jemput awal Oktober. Memang kementerian disuruh menggunakan langsung, tapi kami belum punya surat hibah,” katanya. []

(Editor     | Redaksi)

(Laporan | SR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *