oleh

Dekdan : Data Penduduk Harus Terus di Update

Aceh Tamiang- Jumlah penduduk Kabupaten Aceh per tanggal 30 Juni 2021 tercatat sebanyak 305.936 jiwa dengan rincian pria sebanyak  154.777 jiwa dan wanita sebanyak 151.159 jiwa.

Jumlah penduduk dengan total 305.936 jiwa tersebut diketahui setelah Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang mengadakan rapat dengan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten setempat, di ruang Rapat Komosi I, Senin (5/7/2021).

“Kita hari ini bersama Disdukcapil update data kependudukan dengan tujuan agar diketahui data yang akurat akan jumlah penduduk Aceh Tamiang,” sebut Wakil Ketua Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Maulizar Zikri usai rapat data kependudukan dengan Disdukcapil setempat, Senin (5/7/2021).

Maulizar Zikri yang akrab disapa Dekdan ini menjelaskan dari pemaparan Disdukcapil Aceh Tamiang yang disampaikan oleh Sekretaris Disdukcapil, Rahmat bahwa berdasarkan data pelayanan Disdukcapil per tanggal per tanggal 30 Juni 2021 jumlah penduduk Aceh Tamiang untuk pria 154.777 jiwa dan wanita 151.159 jiwa totalnya 305.936 jiwa.

Sementara sambung Politisi Muda besutan Surya Paloh menambahkan jumlah penduduk umur 0-18 tahun terdiri dari pria 53.062 jiwa dan wanita 49.965 jiwa total 103.027 jiwa.

Kemudian jumlah penduduk wajib KTP sebanyak 208.637 jiwa dengan rincian jumlah penduduk sudah  rekam e-KTP untuk pria sebanyak101.393 jiwa dan wanita  sebanyak 101.573 jiwa dan total sebanyak 202.986 jiwa.

Sementara jumlah penduduk wajib e-KTP yang belum rekam pria sebanyak 3.231 jiwa dan wanita  sebanyak 2.420 jiwa dan totalnya menjadi 5.651 jiwa.

“Dari pemaparan tadi,  Disdukcapil harus dapat mengejar 5.651 jiwa untuk melakukan rekman e-KTP. Dan paling penting adalah data penduduk yang ada di dinas harus sikron dengan jumlah yang ada di kampung,” ungkapnya.

Dekdan menyampaikan bahwa sinkronisasi data jumlah penduduk ini penting untuk terus di update termasuk jumlah penduduk yang sudah meninggal.

” Dikampung orangnya sudah meninggal tapi data base yang bersangkutan masih ada.  Dan ini penting agar warga yang sudah meninggal tidak  terhitung lagi di database,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon yang ikut dalam rapat tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan rapat sharing data tadi dilakukan agar data penduduk kita harus terus di update sesui dengan fakta yang ada di setip kampung.

“Ini penting untuk terus dilakukan sinkronisasi jumlah penduduk yang ada. Jangan sampai warga yang sudah meninggalpun masih terhitung dalam database kependudukan,” sebutnya.

Rapat sharing data kependudukan tersebut dihadiri langsung Sekretaris Disdukcapil Aceh Tamiang, Rahmat serta Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil, Arjuna sementara dari pihak Komisi I DPRK Aceh Tamiang tampak  hadir, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, Ketua Komisi I, Muhammad Irwan,  SP, Wakil Ketua Komisi I, Maulizar Zikri serta juga dihadiri anggota Komisi I,  Sugiono Sukandar, SH, Ngatiyem, S. Pd, Zulfidar,  SE, MM. Sementara tidak tampak hadir dalam rapat tersebut adalah Jayanti Sari, SH.[]

(Editor | Redaksi) 

(Laporan |Erwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed