oleh

Bau Busuk Ganggu Keluarga Pasien RSUTP Abdya

Blangpidie-Bau busuk yang bersumber dari bocornya Septic Tank Rumah Sakit Teungku Peukan (RSUTP) Aceh Barat Daya (Abdya), telah mengganggu kenyamanan keluarga pasien rumah sakit itu.

Bocornya Septic Tank itu juga sudah diketahui Pj Bupati Abdya, H. Darmasah, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), pada 27 Agustus 2022.

Muhammad, salah seorang keluarga pasien mengeluhkan kondisi tersebut. Dia selama beberapa hari terakhir berada di rumah sakit diganggu dengan aroma busuk ini.

“Selain kelihatan jorok juga baunya sangat tidak enak. Kita mencium bau kotoran yang keluar dari limbah itu,” kata Muhammad, Minggu, 25 September 2022.

Dirinya khawatir bahwa bau kotoran tersebut bukan limbah toilet. Sebab, bisa saja limbah itu merupakan limbah medis yang pasti akan berbahaya bagi masyarakat dan pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

“Kita menyayangkan penampungan air limbah di RSUTP Abdya bocor, sehingga mengeluarkan bau busuk, dan kita juga khawatir apakah penampungan ini benar penampungan toilet atau penampungan Medis yang pasti akan berbahaya,” sebutnya.

Dia berharap pihak rumah sakit segera melakukan perbaikan dan tidak abai dengan hal-hal seperti ini, apalagi, RSUTP Abdya tidak hanya merawat warga Abdya saja, namun banyak juga warga luar.

“Kita berharap segera di perbaiki. Kita tentu berharap pihak rumah sakit tidak abai dengan hal-hal seperti ini,” pinta dia.

Kabid Penunjang RSUTP Abdya Sukardi mengatakan, penampungan limbah yang bocor tersebut merupakan penampungan limbah toilet bukan penampungan limbah medis beracun sehingga tidak terlalu berbahaya bagi pasien dan masyarakat yang datang ke rumah sakit.

“Kalau rusaknya baru sekitar tiga minggu lalu, dan dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan dengan sistem pemeliharaan, karena kita sedang merehab IGD dulu, kalau IGD sudah siap baru nanti kita buat penampungan toilet yang bocor itu, intinya kami selesaikan satu-satu dulu,” kata dia.

Mengenai temuan toilet yang rusak di ruangan pasien dia mengaku sudah diperbaiki, bahkan sebenarnya saat Pj Sidak dulu WC tersebut sudah dilakukan perbaikan, hanya saja kertas pemberitahuannya tidak di cabut sehingga terkesan masih rusak.

“Sebenarnya WC itu sudah diperbaiki, namun kertasnya tidak dicabut,” katanya. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | SR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *