oleh

Bakal Calon Kades Diduga Dikutip Dana Rp.800 Juta

Aceh Tenggara-Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Aceh Tenggara, menuai kabar tak sedap. Kabar berhembus, setiap Bakal Calon (Balon) Kepala Desa diduga dikutip dana oleh Panitia Pemilihan sebesar Rp.800 ribu. Benarkah?

Informasi diperoleh PENAPOST.ID, Dana tersebut untuk mengikuti seleksi di tingkat Kabupaten. Setiap kandidat harus menyetorkan dana tersebut melalui kecamatan masing-masing.

Pilkades serentak Se-Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2021 ini diikuti 615 peserta dari 268 desa yang tersebar di 16 kecamatan.

Asisten I Setdakab Aceh Tenggara, Ali Surahman, yang juga selaku Ketua Tim Pilkades serentak Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (19/05/2021), membenarkan pengutipan biaya sebesar Rp. 800 ribu per kandidat bakal calon Kades tersebut.

“Dana itu untuk mengikuti tiga tahapan tes, yaitu tes Psikologi sebesar Rp.600 ribu, ujian tertulis Rp.100.000,- dan untuk seleksi Wawancara Rp.100.000,” kata Ali Surahman, di dampingi Ketua DPC LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPK-N).

Menurutnya, pengutipan dana tersebut lantaran angfaran Pilkades serentak tidak mencukupi yang di bebankan pada APBK Aceh Tenggara.

Biaya yang di bebankan pada APBK kabupaten Aceh tenggara sesuai dengan peraturan Bupati nomor: 70 tahun 2017 tentang Pilkades serentak dan surat Bupati kepada Camat nomor: 141/20/2021 perihal rasionalisasi  rancangan anggaran biaya (RAB) Pemilih Penghulu Kute serentak tahun 2021 yang sumbernya dari APBK, APBDes.

“Kemudian sumbangan dari pihak ke tiga yang bersifat tidak mengikat sesuai dengan Qanun Aceh nomor: 4 tahun 2009 tentang tata cara Pemilihan dan pemberhentian Geuchik di Aceh,” terangnya.

Masih kata Ali Surahman, biaya untuk Pilkades serentak yang di tanggung Pemkab Kabupaten Aceh Tenggara melalui APBK yaitu, honorarium panitia Kabupaten.

Berikutnya, honorarium panitia pengawasan Kecamatan, Tim Sekretariat Kabupaten, Pencetakan kertas suara 400 Lembar per desa, Uji baca Al-Qur’an dan Biaya Pengamanan. []

(Editor     | Redaksi)
(Laporan | Riko Hermanda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed