oleh

Babak Baru Kasus Jetty Kuala Krueng Pudeng

Aceh Besar-Akhirnya, dua berkas perkara Tipikor PembangunanJ etty Kuala Krueng Pudeng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, berlabuh ke Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh.

Proyek tersebut bersumber anggaran Tahun 2019 pada Dinas Pengairan Provinsi Aceh.

Kepala Seksi Intelijen, Deddi Maryadi, S.H, dalam keterangan resmi diperoleh PENAPOST.ID, menyebutkan bahwa pihaknya telah melimpahkan perkara itu, Kamis, (20/01/2022) ke Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh.

Dikatakan, dua berkas perkara masing-masing atas nama terdakwa MZ (55) sebagai KPA, TH (39) sebagai PPTK dan berkas perkara atas nama terdakwa YR (41) sebagai kontraktor pelaksana (direktur PT BYA) pada Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

“Perbuatan terdakwa disangkakan sebagaimana dakwaan primair pasal 2 Ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan
tindak pidana korupsi Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP”.

“Dakwaan subsidair pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP,” katanya lagi.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Aceh Besar melalui Bidang Intelijen telah melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, perkara di limpahkan ke bidang pidana khusus Kejari setempat untuk dilakukan penyidikan oleh tim penyidik.

Kemudian, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas dugaan
penyalahgunaan keuangan negara dalam pekerjaan tersebut.dengan nilai kontrak sampai selesai pelaksanaan sejumlah Rp. 13.353.329.000.

Pekerjaan tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp.
2.317.222.789,40, sebagaimana laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara
(PKKN) yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Aceh.

Setelah dilaksanakan pelimpahan perkara ke Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh terhadap para
terdakwa, maka JPU akan menunggu penetapan hari sidang oleh Majelis Hakim. []

(Editor | Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed