oleh

Apa Kabar Vaksinasi Bagi Remaja 12 Tahun di Aceh?

Langsa-Kondisi Pandemi COVID-19 di Provinsi Aceh memang akhir-akhir ini terjadinya trend penurunan kasus. Namun bukan berarti program vaksinasi sudah usai.

Itu sebabnya, Pemerintah terus melakukan sosialisasi secara estafet pentingnya vaksinasi bagi masyarakat, termasuk kalangan remaja 12 tahun ke atas.

Di Provinsi nan indah ini, Pemerintah juga sedang mengevaluasi vaksinasi bagi remaja 12 tahun ke atas. Baahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, telah menginstruksikan para Kepala Desa (Keuchik) untuk segera mendata warga untuk mengidentifikasi siapa saja yang sudah dan belum menjalani vaksinasi, termasuk untuk mengetahui adanya masyarakat yang tidak boleh divaksin berdasarkan keterangan dokter.

Hal itu disampaikan Taqwallah di hadapan para kepala desa di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Sabtu (06/11/2021).

Kunjungan ke dua kabupaten/kota itu dilakukan Taqwallah dalam rangka evaluasi vaksinasi COVID-19 dan evaluasi pengelolaan dana desa.

“Identifikasi status vaksinasi dengan dibuktikan sertifikat vaksin. Begitu juga bagi yang belum divaksin agar diberikan pemahaman agar bisa segera divaksin,” ujar Taqwallah.

Memastikan seluruh masyarakat menjalani vaksinasi, kata Taqwallah, merupakan kewajiban bersama seluruh unsur pemerintahan, baik di tingkat provinsi, kabupaten kota hingga kecamatan dan desa.

Taqwallah pada kesempatan itu juga memberikan sosialisasi kepada para kepala desa terkait sejumlah virus yang pernah menyerang masyarakat dan kemudian berhasil diatasi dengan vaksin. “Seperti cacar dan polio,” kata Taqwallah.

Keberhasilan mengendalikan cacar dan polio, kata Taqwallah, harus mampu diterapkan dalam mengendalikan pandemi COVID-19 yang sedang terjadi saat ini. []

(Editor     | Muhammad Zairin)
(Laporan | Muhammad Zairin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed