oleh

AHY Sambut Positif Wacana Duet dengan Anies di Pilpres 2024

Jakarta-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat suara ihwal kemungkinan dirinya bakal diduetkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ditemui usai acara buka bersama Partai Demokrat, AHY menganggap kemungkinan dirinya bakal dipasangkan dengan Anies sebagai aspirasi masyarakat. Namun, dia menilai koalisi dalam Pilpres 2024 masih bersifat dinamis.

“Jadi menurut saya ini adalah hal-hal yang wajar dan tentunya saya pribadi melihat ini merupakan bagian dari suara rakyat,” kata dia kepada wartawan di kawasan Jalan Gatot Subroto, Minggu (17/4) malam.

AHY mengaku dirinya saat ini hanya sedang ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Dia mengatakan ingin membangun struktur partai yang solid dan efektif menjelang persiapan Pemilu 2024.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sebuah acara. (CNN Indonesia/Thohirin)

Terkait pencalonan, dia ingin partainya terlebih dahulu fokus memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden sebanyak 20 persen. Upaya itu akan ia lakukan dengan terus membangun komunikasi koalisi bersama partai lain.

“PT 20% ini tentu mempersyaratkan kami semua partai politik termasuk partai Demokrat untuk membangun partai koalisi, tahapannya baru sampai di sana,” kata dia.

“Kita harus penuhi tiketnya, koalisi 20 persen itu tidak mudah, tentunya ini membutuhkan proses juga, dan waktulah yang menjawab nanti,” kata dia.

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) sebelumnya mengungkap skenario pasangan Anies Baswedan dan AHY di Pilpres 2024 berpeluang menang ketimbang skenario pasangan capres lain.

Dalam sejumlah skenario pasangan capres dari tokoh potensial, Anies-AHY unggul di angka mulai 30-32 persen. Mengalahkan sejumlah pasangan lain seperti Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto di angka 28 persen, Prabowo Subianto dan Puan Maharani 27,5 persen.

“Hasilnya, pasangan Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara. Ganjar-Airlangga 28,5 persen. Prabowo-Puan 27,5 persen. Masih ada 14,3 persen yang belum menentukan pilihan,” kata Direkrut Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas dalam paparannya, Kamis (7/4). []

(Sumber | CNNINDONESIA.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed